Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Diabetes Melitus Oral Tipe 2 Pada Pasien Klinik Swasti Abhinaya Kota Malang

Afghani, Faurizal Adam (2022) Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Diabetes Melitus Oral Tipe 2 Pada Pasien Klinik Swasti Abhinaya Kota Malang. Diploma thesis, Akademi Farmasi Putra Indonesia Malang.

[img] Text
BAB-1 - FAURIZAL ADAM AFGHANI FAURIZAL ADAM AFGHANI.pdf

Download (126kB)
[img] Text
BAB-2 - FAURIZAL ADAM AFGHANI FAURIZAL ADAM AFGHANI.pdf

Download (358kB)
[img] Text
BAB-3 - FAURIZAL ADAM AFGHANI FAURIZAL ADAM AFGHANI.pdf

Download (390kB)
[img] Text
BAB 5 - FAURIZAL ADAM AFGHANI FAURIZAL ADAM AFGHANI.pdf

Download (48kB)

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup, maka keberhasilan terapi diabetes melitus bergantung pada pasien itu sendiri dalam mengubah prilakunya. Kepatuhan merupakan sejauh mana perilaku pasien sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh tenaga medis mengenai penyakit dan pengobatannya. Salah satu faktor yang terkait dengan kegagalan pengontrolan gula darah adalah ketidakpatuhan pasien dalam pengobatan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan obat diabetes melitus oral tipe 2 pada pasien klinik swasti abhinaya Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survey yang digunakan untuk mendapatkan data dari tempat penelitian dengan memberikan kuisioner MMAS-8. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat kepatuhan penggunan obat diabetes melitus oral tipe 2 pada pasien Klinik Swasti Abhinaya Kota Malang tergolong kepatuhan tinggi dimana diperoleh skor 9.0.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kepatuhan, Kuesioner MMAS, Klinik Swasti Abhinaya, Obat Diabetes Melitus oral tipe 2
Subjects: C ILMU > CA Ilmu (Umum)
Divisions: D3 FARMASI
Depositing User: Sugeng Setiawan
Date Deposited: 05 Jan 2023 01:42
Last Modified: 05 Jun 2023 01:11
URI: http://repository.poltekkespim.ac.id/id/eprint/797

Actions (login required)

View Item View Item