Perbedaan Kadar Air Akibat Variasi Konsentrasi Humektan Dalam Sediaan Gel Klindamisinterhadap Pertumbuhan Mikroorganisme

Kusumawati, Indri (2022) Perbedaan Kadar Air Akibat Variasi Konsentrasi Humektan Dalam Sediaan Gel Klindamisinterhadap Pertumbuhan Mikroorganisme. Diploma thesis, Akademi Farmasi Putra Indonesia Malang.

[img] Text
ABSTRAK (Indri Kusumawati) - indri Kusuma.pdf

Download (187kB)
[img] Text
Artikel (Indri Kusumawati) - indri Kusuma.pdf

Download (590kB)
[img] Text
BAB I (Indri Kusumawati) - indri Kusuma.pdf

Download (300kB)
[img] Text
BAB 2 (Indri Kusumawati) - indri Kusuma.pdf

Download (198kB)
[img] Text
BAB III (Indri Kusumawati) - indri Kusuma.pdf

Download (267kB)
[img] Text
BAB V (Indri Kusumawati) - indri Kusuma.pdf

Download (182kB)

Abstract

Klindamisin merupakan salah satu antibiotik yang dikhususukan untuk pengobatan yang disebabkan oleh infeksi bakteri anaerob, golongan Streptococcus, dan golongan Staphylococcus. Klindamisin juga digunakan sebagai bahan aktif berbagai macam jenis sediaan salah satunya adalah gel. Gel merupakan sediaan bermasa lembek, berupa suspensi yang dibuat dari zarah kecil senyawa organik atau makromolekul senyawa organik masing masing terbungkus dan terserap oleh cairan. Salah satu komponen yang harus ada dalam sediaan gel adalah bahan yang bersifat sebgaia humektan. Humektan bekerja dengan menarik dan mempertahankan kelembapan udara sekitarnya melalui penyerapan, menarik uap air kedalam permukaan objek sehingga sediaan tetap terjaga kelembapan serta stabilitas selama penyimpanan. Formulasi dalam penelitian ini menggunakan humektan dengan variasi konsentrasi yang berbeda yaitu 3%, 9%, dan 15%. Oleh karena itu dilakukan penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar air akibat variasi konsentrasi Humektan dalam sediaan gel tetrasiklin terhadap pertumbuhan mikroorganisme dengan menggunakan metode ALT yang kemudian diinkubasi dalam inkubator selama 24 jam dalam suhu 36oC. Analisis data dilakukan dengan mengamati perbedaan jumlah kadar air yang terbentuk dalam sediaan dan jumlah pertumbuhan mikroba di dalamnya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa vasiasi konsenrtasi sorbitol 3%, 9%, dan 15% dalam sediaan gel klindamisin terdapat adanya perbedaan jumlah kadar air yang ada di dalam sediaan sehingga hal ini juga menyebabkan perbedaan jumlah cemaran mikroorganisme yang terdapat dalamnya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Gel, Kadar Air, Pertumbuhan Mikroorganisme
Subjects: B FARMASI > BK Bentuk Sediaan
Divisions: D3 FARMASI
Depositing User: Sugeng Setiawan
Date Deposited: 05 Jan 2023 02:55
Last Modified: 12 Apr 2023 02:10
URI: http://repository.poltekkespim.ac.id/id/eprint/805

Actions (login required)

View Item View Item