PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM KLORIDA DALAM MENURUNKAN KADAR OKSALAT PADA UMBI BENTUL (Colocasia esculenta (L.) Schott)

Lea, Ryan Abihasta (2018) PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM KLORIDA DALAM MENURUNKAN KADAR OKSALAT PADA UMBI BENTUL (Colocasia esculenta (L.) Schott). Diploma thesis, Akafarma Putra Indonesia Malang.

[img] Text
ARTIKEL ILMIAH RYAN ABIHASTA LEA AKA14040.pdf

Download (162kB)

Abstract

Umbi bentul merupakan umbi-umbian yang memiliki banyak kandungan yang bermanfaat. Dengan kandungan zat gizi yang tinggi, bentul dapat diolah menjadi tepung. Pada saat dikonsumsi, umbi bentul sering menimbulkan rasa gatal pada tenggorokan yang disebabkan tingginya kadar oksalat yang terkandung pada umbi bentul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman umbi bentul menggunakan natrium klorida untuk menurunkan kadar oksalat yang terkandung didalamnya. Penelitian ini dilakukan dengan cara merendam umbi bentul menggunakan larutan natrium klorida dengan tiga konsentrasi berbeda. Sampel pertama, umbi bentul direndam dengan air tanpa menggunakan larutan natrium klorida. Sampel kedua, umbi bentul direndam menggunakan larutan natrium klorida dengan konsentrasi 5%. Sampel ketiga umbi bentul direndam menggunakan larutan natrium klorida dengan konsentrasi 10%. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode Analysis of Varience (ANOVA). Parameter yang diamati pengujian organoleptis, bahan organik menggunakan instrumen HPLC, kadar oksalat menggunakan titrasi alkalimetri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi natrium klorida memberikan pengaruh terhadap penurunan kadar oksalat pada umbi bentul. Dari perendaman menggunakan tiga konsentrasi berbeda yaitu menggunakan konsentrasi 0%, 5%, dan 10% diperoleh hasil penurunan kadar oksalat pada umbi bentul yang paling efektif pada perendaman menggunakan konsentrasi 10%. Diketahui bahwa kadar oksalat pada sampel umbi bentul setelah melalui proses perendaman menggunakan NaCl yaitu, sampel A(perendaman NaCl 0%)=0,0679%(b/v), sampel B(perendaman NaCl 5%)=0,0494% (b/v), sampel C(perendaman NaCl 10%)=0,0432% (b/v). Pada analisa bahan organik setelah melalui proses perendaman menggunakan NaCl kadar suksinat, laktat, asetat, dan PCA tidak mengalami perubahan, sedangkan pada kadar trehalose sampel umbi bentul setelah melalui proses perendaman NaCl yaitu, sampel A(perendaman NaCl 0%)=2,649%, sampel B(perendaman NaCl 5%)=2,338%, dan sampel C(perendaman NaCl 10%)=1,998%. Semakin tinggi konsentrasi natrium klorida maka semakin besar penurunan kadar oksalat pada umbi bentul (Colocasia Esculenta L. Schott).

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: kadar oksalat, colocasia esculenta (L.) Schott, umbi bentul, natrium klorida
Subjects: B FARMASI > BG Ilmu Farmasi
Depositing User: Sugeng Setiawan
Date Deposited: 13 Nov 2020 08:47
Last Modified: 13 Nov 2020 08:47
URI: http://repository.poltekkespim.ac.id/id/eprint/570

Actions (login required)

View Item View Item